Kajian Rutin Mahasiswa Ilmu al-Qur’an dan Tafsir

Setiap dua minggu sekali, kami dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu a-Qur’an & Tafsir mengadakan kajian rutin tentang materi-materi tafsir atau yang berkenaan dengan jurusan kami. Kajian ini dilaksanakan setelah selesai mata kuliah sekitar jam 13.00 di gedung Fakultas Ushluddin Adab dan Dakwah (FUAD).

Kajian ini menjadi agenda rutin dari Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu al-Qur’an & Tafsir dari dulu sampai sekarang. Yang bertujuan untuk mengasah kemampuan berfikir kritis bagi mahasiswa IAT, yang mana jurusan IAT sendiri menjadi pusat kajian intelektual di Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Agenda ini dilaksanakan karena kekhawatiran teman-teman khsusnya HMJ sendiri dalam suatu problem masyarakat yang menafsirkan ayat al-Qur’an secara sembarangan tanpa dibekali ilmu penafsiran yang mumpuni. Kajian ini menjad sarana bagi mahasiswa IAT dalam berprikir kritis terhadap suatu problematika sosial terutama pada bidang tafsir, melalui pembahasan serta diskusi dan saling bertukar pikiran dalam mengupas metodologi-metodologi penafsiran al-Qur’an. Seperti, Nasikh-mansukh, Asbabun Nuzul, Makiyah-madaniyah, hermeneutika dan lain sebagainya. Hal tersebut dilakukakan agar mahasiswa khususnya jurusan IAT mampu menjadi seorang mufassir kontemporer yang mumpuni di bidangnya. Yang mampu menafsirkan ayat al-Qur’an sesuai dengan konteks problematika masyarakat yang ada dan menghidupkan kembali al-Qur’an yang sudah termakan oleh taqlid buta dari kelompok—kelompok tertentu. Seharusnya al-Qur’an menjadi sebuah solusi dari problem-problem yang muncul di era ini dengan konsep-konsep yang ditawarkan oleh al-Qur’an itu sendiri sesuai konteks yang ada. Namun, di era ini al-Qur’an hanya sebuah benda sakral yang hanya sebagai bacaan semata tanpa mempelajari isinya secara  mendalam. Akibatnya, muncul sebuah wacana sakralitas al-Qur’an yang  menyebabkannya mati dan sudah tidak relevan di era ini. Oleh karena itu, kajian ini menjadi tonggak yang sangat berharga dalam proses pembelajaran penafsiran al-Qur’an bagi para mahasiswa jurusan IAT untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Al-Qur’an yang hilang di telan oleh sakralitas atau mitologi-mitologi tertenu terhadap al-Qur’an itu sendiri. (Admin)