Pelatihan Calon Kader Mufassir Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Jum’at (15/11) FUAD (Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah) IAIN Ponorogo mengadakan pelatihan calon kader mufassir  bagi mahasiswa dan alumni IAT.

 

Acara ini disambut dengan rasa gembira oleh mahasiswa dan almunni IAT. Banyak mahasiswa yang antusias mendaftarkan diri ke panitia. Namun, kuota hanya terbatas untuk 40 orang.

Pelatihan ini mengundang narasumber Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, M.Ag, selaku ketua jurusan IAT UIN SUKA Yogyakarta dan Pengelola LSQH Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini, Ketua Jurusan IAT FUAD IAIN Ponorogo, Irma Rumtianing UH., MSI selaku ketua panita mengatakan, ”Pelatihan ini bukan hanya diperuntukkan kepada mahasiswa, namun juga alumni IAT. Karena, bagi kita alumni adalah keluarga yang tidak langsung dilepas begitu saja. Dengan adanya kegiatan ini, semoga kekeluargaan mahasiswa, alumni dan jurusan selalu terjaga sebagai pemenuhan amaliah di standar 3 borang akreditasi”.

Bpk. Dr. Muh. Tasrif, selaku Wadek 1 FUAD juga memberikan sambutan. Beliau mengapresiasi atas terselenggaranya acara pada hari ini. Krena saat ini banyak kegiatan kemasyarakatan dan pendidikan sangat membutuhkan kajian Al-Qur’an.

”Pelatihan identik dengan produk ataupun kajian yang dihasilkan. Bukan pelatihan jika hanya mendengarkan dan mendengarkan. Dengan adanya hal tersebut, pada pelatihan kali ini, kalian semua harus menghasilkan berupa output tafsir Surah Al-Hujurat ayat 1-35, ucap Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, M.Ag

Pengelompokan kajian dibagi menjadi 7 kelompok dengan jumlah anggota 5-6 orang. Di akhir sesi, mereka memresentasikan hasil tafsir yang telah mereka diskusikan.

Di akhir kesempatan, Arruny Hayya (mahasiswa semester 7 IAT) mengatakan, ”Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Krena logika kita lebih terbuka, dan menambah silaturrahim dengan para alumni untuk tukar pengalaman tentunya”.

Akhirnya, Sabtu (16/11) acara pelatihan calon kader mufassir berjalan dengan lancar dan selesai pada pukul 16.00 WIB. Sesi foto bersama sebagai tanda penghujung jalannya kegiatan.